Piala Kemenangan….
Barisan pasukan itu, kini
Pulang kembali ke Madinah
Jalannya melemah
Wajahnya tertunduk
Luka-luka masih membasah
Aroma kekalahan tercium
Sepanjang perjalanan mereka
700 pasukan uhud baru saja
Menguburkan para syuhada
Yang gugur dalam perang tersebut
“Bukankah kita beriman kepada Allah
“dan mereka adalah penyembah berhala”
“Kenapa mereka yang menang !!!
Setidaknya itu segundah pernyataan yang keluar
Dari beberapa sahabat kepada sang pemimpin,Rasulullah SAW.
Bahwa mereka tidak percaya dengan apa yang sedang mereka alami
Bahwa “nostalgia kemenangan diperang badar” tidak lagi terulang
Diperang uhud kali itu.
Sulit….memang sulit menerima kenyataan itu
Benar dan salah
al haq dan al bathil, itu adalah wilayah nilai,
namun…
menang dan kalah
kekuatan dan kelemahan, itu adalah wilayah manajerial
Karena itulah,,,,
Bukan semata-mata karena kita benar maka kita akan jadi kuat
Bukan karena kita adalah barisan “al haq” maka kita menjadi pemenangnya
Dan sebaliknya bukan karena “mereka” yang bathil maka otomatis akan kalah begitu saja
Itu dua wilayah yang berbeda.
Mungkin itulah yang pernah dikatakan oleh imam Ali ra
Bahwa,”kemenangan yang tidak dikelola dengan baik
Akan dikalahkan oleh kebatilan yang dikelola dengan baik”.
Jadi……..
Kita cuma diminta untuk mempertemukan
Antara kebenaran dengan kekuatan
Antara al haq dengan kemenangan
Kalaupun orang-orang benar itu “kalah”
Itu hanyalah belum “jadual” mereka untuk menang
Jika ditanya,,mengapa mereka “gagal”??
Karena mungkin juga masih ada “syarat-syarat untuk menang” yang belum lengkap
Menyertai perjuangan “nilai” mereka.
Itulah sebabnya Allah SWT menurunkan sekitar
80 ayat lebih dalam surat ali imran untuk
Menjelaskan ulang arti sebuah perjuangan
Kepada pasukan Uhud kala itu.
Allah SWT sedang menghibur duka-duka mereka :
“Walaa tahinuu wala tahzanuu, wa antumul a’launa inkuntum mu’miniin”
Dan janganlah kalian merasa lemah dan bersedih, dan kalianlah yang lebih tinggi karena beriman.
Saudaraku.,…hari ini
kita tidak menemukan alasan untuk bersedih
Apalagi merasa kalah…..
Kemenangan kita adalah karena keimanan kita.
Iman yang masih membara, menyemburat api da’wah
Iman yang menggelombang menjadi kekuatan cita
Iman yang meniup menjadi topan-topan kebaikan
Yang kelak akan menyingkirkan kebathilan.
Lihatlah…tidak ada yang hilang disekeliling kita
Kita masih beriman
Kita masih berukhuwah
Kita masih ber’amal
Seperti itulah sahabat,,,,walau kalah
Kota madinah tetap utuh ditangan mereka
Tidak ada yang menjadi tawanan perang musuh.
Ini belum giliran kita,,,,karena
Menang itu adalah piala bergilir
Yang akan senantiasa mencari “siapa yang layak”
Memegangnya……
Kita Cuma berusaha agar bisa menawan dihadapannya
Dan biarkanlah kelak, dia jatuh kepangkuan kita
Allah Akbar!!!
“kalau hari ini kalian mendapatkan luka (kalah) maka ingatlah juga
Bahwa musuh-musuhmu pernah juga mendapatkan luka (kalah) pada waktu yang lalu,
Demikianlah hari-hari (kemenangan & kekalahan) akan senantiasa Kami pergilirkan
Diantara manusia,……”
Balikpapan, gang Depag
Gelisah,”menatap hasil…”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar