Masjid itu menjadi sesak
Oleh orang..
Sebagian besar mereka adalah
Para anak muda yang datang dari berbagai
Daerah untuk mencari ilmu pada
Sumber pertamanya langsung, kepada para
Sahabat rasulullah SAW yang masih hidup
Di kota Madinah.
Lingkaran-lingkaran majlis ilmu
Terhampar diseluruh masjid,
Jumlahnya tergantung siapa guru dari
Kalangan sahabat atau para tabi’in
yang mengajar saat itu.
Jumlah peserta menandakan juga
Kapasitas seorang “gurunya” saat itu.
Semakin banyak sampai berjubel menandakan
Ilmunya sangat dinanti-nantikan oleh
Para pencari ilmu.
Mereka rela menunggu lama, hanya
Demi menantikan “ilmu’ dari para guru saat itu.
Namun,,,
Tiba-tiba saja, para guru itu
Merubah posisi duduknya, tidak lagi mengahdapkan
Tubuhnya kehadapan murid-muridnya,
Kini mereka justru memberikan
Punggungnya kepada para murid-murid tersebut.
Posisinya jadi sama,,
Bersamaan dengan itu, masuklah,,,seorang pemuda
Yang tidak asing bagi mereka yang hidup di Madinah
Wajahnya teduh
Geraknya bersahaja
Namun tetap tidak bisa menutupi
“kedalaman pesona” dalam dirinya.
Usai dari sholat dua rakaat
Kini para guru itu mendekati pemuda itu
Dengan penuh keheranan para pendatang
Dari luar Madinah bertanya perlahan
Kepada “gurunya” tadi,
“Ada apa wahai syaikh??, kenapa engkau berpindah majlis?”
Dengan penuh kesantunan, guru itu menjawab :
“Kami memang di masjid ini adalah para guru yang
Mengajarkan kepada kalian tentang ilmu dari Rasulullah SAW,
Namun jika ada pemuda ini datang dalam majlis kami,
Maka kedudukan kami semua berubah menjadi murid dihadapan beliau “
Kini dihadapan mereka semuanya
Hadir seorang guru yang memberikan kepada
Mereka penyegaran iman dan ilmu,
Dibalik itu semuanya
Sang guru yang dalam ilmunya itu juga
Ternayata adalah seorang Khalifah agung Islam,
Yang saat itu, kekuasaannya sampai ke
Afrika dan Asia tengah
Yang dalam sejarah kepemimpinannya
Panitia ‘Amil zakatnya sampai kesulitan
Mencari orang yang layak diberikan harta zakat.
Madinah, Makkah,Mesir, Damaskus, Kuffah dan Bashrah
Tidak ada lagi yang menjadi “mustahik”.
Balikpapan, gang depag
Gelisah,”mungkinkah itu semua terjadi???!!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar